wellcome to my blog..

wellcome to my blog...

Sabtu, 03 Desember 2011

Persalinan


 
Sebagai seorang wanita tentu kita ingin memiliki peran sebagai seorang ibu, begitu indah panggilan sebagai ‘ibu’,  ‘mama’, ‘umi’ apalagi bila yang memanggil kita adalah seoarang anak yang terlahir dari rahim kita yang merupakan darah daging kita sendiri.
Untuk menjadi seorang ibu begitu banyak proses yang harus kita jalani, salah satunya proses persalinan yang kerap kali menimbulkan rasa yang bercampur aduk, ada rasa bahagia, khawatir, cemas, takut, dan masih banyak rasa-rasa lainya (Hahaha ada rasa stroberi gak yaaa).
Oleh sebab itu dalam postingan kali ini saya akan mengulas sedikit  tentang persalinan.
Cekiidot….



Pengertian persalinan
Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus melalui vagina ke dunia luar (Sarwono, 1999).
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melaui jalan lahir atau melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). (Ida Bagus Gde Manuaba, 1998).
Serangkaian kejadian yang berakhir dengan pengeluaran bayi yang cukup bulan atau hampir cukup bulan, disusul dengan pengeluaran plasenta dan selaput janin dari tubuh ibu (Sulaiman, 1983)

Dalam mekanismenya persalinan dibagi menjadi 4 kala (Sarwono,2001) yaitu :
1.      Kala I Dimulai dari saat persalinan mulai sampai pembukaan lengkap (10 cm). Proses ini terbagi dalam 2 fase; fase Latent (8 jam) serviks membuka sampai 3 cm dan fase aktif (7) jam serviks membuka dari 3 sampai 10 cm. Kontraksi lebih kuat dan sering selama fase aktif.
2.      Kala II Dimulai dari pembukaan lengkap (10 cm) sampai bayi lahir. Proses ini biasanya berlangsung 2 jam pada primi dan 1 jam pada multi.
3.      Kala III Dimulai segera setelah bayi lahir sampai lahirnya plasenta, yang berlangsung tidak lebih dari 30 menit.
4.      Kala IV Dua sampai empat jam pertama setelah melahirkan, waktu dimana kemungkinan terjadinya bahaya terbesar hemoragi.

Ada 3 faktor penting yang memegang peranan pada persalinan, yakni :
1.      kekuatan-kekuatan yang ada pada ibu seperti kekuatan his dan kekuatan mengedan
2.      keadaan jalan lahir
3.      janinya sendiri

Trus apa sih yang menjadi tanda dan gejala dimulainya persalinan?
Tanda dan gejala dimulainya persalinan :
©      Penipisan dan pembukaan serviks
©      Kontraksi uterus yang mengakibatkan perubahan serviks (frekuensi minimal 2 kali dalam 10 menit)
©      Cairan lender bercampur darah (“show”) melalui vagina
Nah bila ibu mulai merasakan salah satu tanda diatas, ada baiknya ibu segera datang ke bidan atau tempat pelayanan kesehatan terdekat.

Bila sudah memasuki inpartu (dimulainya persalinan) ibu akan mulai dibimbing untuk mengedan,  ada 2 cara mengedan yang dianjurkan, yakni :
1.      Letak berbaring merangkul kedua pahanya sampai batas siku. Kepala sedikit diangkat, sehingga dagunya mendekati dadanya dan ia dapat melihat perutnya.
2.      Sikap seperti di atas, tetapi badan dalam posisi miring ke kiri atau ke kanan, tergantung pada letak punggung anak. Hanya satu kaki dirangkul, yakni kaki yang berada di atas.
Sebagai tambahan, pada saat meneran hendaknya ibu meneran ke arah bawah jangan ditahan di leher dan ikuti petunjuk tim medis yang menolong.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar